Kambing di Sekitarku

kambing.jpgTernyata kehadiran kambing-kambing di sekitar ku mempunyai dampak yang bagus. Yah, meskipun masih belum tahan dengan baunya, tetapi mereka telah berhasil menguatkan suasana Idul Adha yang tinggal hitungan hari lagi. Kehadiran mereka juga lah yang membuat aku ingin ikut serta untuk berkurban. Mestinya aku bisa menyisihkan beberapa rupiah untuk membeli seekor kambing kurban. Masak iya bisa shopping abis-abisan tetapi gak bisa untuk beli kambing seekor saja. Yuuk, survey harga dan caranya dulu.

Alternatif pertama adalah membeli kambing di sekitar tempat kostan, kayaknya banyak juga yang menjual kambing kurban di sekitar Tebet. Harganya masih kurang tau juga berapa, tapi kata temenku range harga kambing itu 600 – 1,2jt. Wah mahal juga ya? Kepikiran juga gimana caranya beli kambing ya, hehehe … gak ada pengalaman milih-milih kambing sih (dari dulu anti makan daging kambing soalnya).

Pada saat mencari jadwal shalat ied di Istiqlal, ternyata ada salah satu artikelnya yang membahas harga hewan qurban dengan surat sehat :

I. Daftar Harga Hewan Qurban (Domba) dengan Surat Ket. Sehat dari Dinas Peternakan. (Diantar sampai di tempat untuk Jabotabek).

1. Domba Tanduk Besar, Berat 21 s.d 22 Kg Rp. 750,000,00
2. Domba Tanduk Besar, Berat 23 s.d 25 Kg Rp. 800,000,00
3. Domba Tanduk Besar, Berat 26 s.d 29 Kg Rp. 900,000,00
4. Domba Tanduk Besar, Berat 30 s.d 34 Kg Rp. 1,000,000,00
5. Domba Tanduk Besar, Berat 35 s.d 37 Kg Rp. 1,200,000,00

II. Daftar harga hewan Qurban yang khusus di Droop untuk di sembelih masal pada hari Kedua Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat
1. Sapi Super I : Berat 550-600 Kg Rp. 12,650,000 – Rp. 13,800,000
2. Sapi Super 2 : Berat 450-500 Kg Rp. 10,000,000 – Rp. 11,500,000
3. Kambing Super I: Berat 39 – 40 Kg Rp. 1,200,000 – Rp. 1,250,000
4. Kambing Type A: Berat 33-34 Kg Rp. 900,000 – Rp. 950,000

Wah wah wah, mahal juga ya ternyata harga Sapi. Harga kambingnya juga lumayan mahal juga. Harga domba malahan lebih murah. Hmm … kayaknya ini bisa buat alternatif kedua.

Alternatif ketiga adalah beli kambing di Malang aja, sapa tau lebih murah. Dan selain itu kan disana lebih banyak masyarakat yang membutuhkan (di belakang perumahan tempat aku tinggal masih banyak perkampungan-perkampungan). So,mustinya sasaran untuk berkurban lebih mengena. Musti confirm dulu deh sama bapak ibu yang ada di rumah.

Alternatif terakhir yang layak dipertimbangkan juga adalah lewat PKPU. Lembaga ini menawarkan sebuah program yang bernama ‘Sebar Qurban Nusantara’. So, hewan kurban kita akan disalurkan ke daerah-daerah yang membutuhkan. Malah katanya hewan qurban kita akan di foto dan dikirimkan ke kita beserta lokasi kemana hewan kurban kita dibagikan. Pada saat aku menge-check official websitenya, ternyata disana sudah ada Formulir Pendaftaran lengkap Sebar Qurban Nusantara PKPU. Harganya juga beragam:

Type Harga/ekor
Kambing A Rp. 735.000,-++
Kambing B Rp. 925.000,-++
Sapi A Rp. 5.725.000,-++
Sapi B Rp. 7.500.000,-++
1/7 Sapi Rp. 825.000,-

Keren juga neh ternyata. Harga juga sudah termasuk Infaq Operasional, biaya distribusi dan pelaporan.

Hmm … hmm … aku cuma ada waktu sehari lagi untuk memikirkan mo mengambil alternatif yang mana. Sapa ya yang bisa kasih masukan?

Recent Entries

2 Responses to “Kambing di Sekitarku”

  1. Tama Says:

    Dulu gw suka denger orang yg kerja du luar nagri, kalo mau qurban mreka pada kirim duit kerumah biar dibeliin kambing ama kluarganya trus di potong di masjid deket rumahnya, biar kedengerannya “Kambing qurban dari mbak tini yg skarang sedang merantau di kuwait, semoga amal sodaqohnya diterima….” hehehehe

  2. Welcoming The December of 2008 | When mind mixed in idea n memory Says:

    [...] Insya Allah ini adalah tahun kedua aku sudah bisa ikut berkurban. Alhamdullilah … Berdasarkan pengalaman tahun lalu dalam membeli kambing, sepertinya tahun ini aku memutuskan untuk membelinya dari rumahzakat.org saja. Alasan pertama [...]

Leave a Reply