Brownies Kids
Selama satu bulan, aku membiarkan Brownies merawat anak-anaknya. Aku hanya sesekali melihat perkembangan mereka, memberikan Brownies vitamin, memenuhi kotak makanannya dan mengganti air dalam botol minumannya. Anehnya semakin lama, anak Brownies semakin berkurang, dari 8 ekor kemudian menjadi 7 ekor. Terus dari 7 ekor selama beberapa hari berkurang lagi menjadi 5 ekor dan keesokan harinya, malah jadi cuma 4 ekor. Aku jadi bertanya-tanya apa Brownies terlalu stress atau kurang vitamin ya sampai dia memakan anak-anaknya sendiri. Yah, anggap saja keempat anaknya yang mati itu karena memang cacat. Daripada aku mikirnya lebih kasihan lagi.
Hal pertama yang aku lakukan setelah anak-anak Brownies tepat satu bulan adalah mencuci kandang yang baunya udah ampun deh. Untung kandang itu tertutup sprei, klo enggak aku pasti gak tahan deh sama baunya.
Keempat anak Brownies yang bertahan hidup ternyata ada 2 ekor jantan dan 2 ekor betina. Pas banget deh, aku berencana akan menaruh 3 ekor di setiap kandangnya (so akan ada satu kandang cowok dan satu kandang cewek). Tetapi sementara aku masih akan menaruh mereka bersama induknya sampai mereka berumur 6 minggu, sampai mereka benar-benar mandiri dan tidak menyusui lagi. Keempat anak-anak Brownies itu kemudian aku kasih nama Tammy, Alice, Kiki, dan Koko.
