Online Social Networking – Are you In or Out?

Beberapa waktu terakhir ini aku sering sekali bertukar pikiran (red= berdebat) dengan beberapa teman-temanku tentang , plurking, , and . Yes, those society networking tools yang tentunya sudah sangat familiar with you dearest reader.

Pertanyaan yang sering mereka tanyakan adalah masalah waktu : ‘Memang kamu masih kurang kerjaan ya masih sempat ikutan kayak gitu?’ Hah? Give me a break? Kurang kerjaan? Nganggur? Idle? Hell, NO !!! I wont describe how busy I am with my work (that’s gonna be soooo boring to tell). Prinsipku, as long as we can manage our time wisely, bisa mengurangi stress kerjaan karena kita bisa saling membagi kejengkelan dan keluhan-keluhan kita. How come? Ya karena sudah bawaan dari sononya kalau kita sebagai mahluk sosial membutuhkan orang lain, untuk saling sharing dan berinteraksi.

Jawaban mereka, loh kenapa enggak kongkow kongkow aja kemana gitu sambil ngopi atau shopping. Nah, balik lagi ke alasan diatas. Gimana kita saling bersosialisasi face to face nowadays kalau kerjaan yang bejibun itu sudah merantai kita untuk selalu di depan komputer (tuh kan aku gak nganggur). Waktu yang tersisa justru sangat dibutuhkan untuk beristirahat (red= tidur), dan untuk keluarga/ pasangan. So, adalah cara yang ampuh untuk tetap menjaga diri kita keep in track as a social creature.

Selain itu, banyak teman-temanku sudah melanglang buana all around the world. Dan salah satu cara untuk tetep keep in touch dengan mereka adalah melalui tools tersebut. Sudah tidak jamannya lagi kan saling bertukar surat menyurat dan kirim foto lewat pos. Melalui pula kita bisa menambah teman dari beragam daerah dan usia. So, selain keep in touch dengan teman lama, kita juga bisa mendapatkan banyak teman baru.

Alasan lain yang tak kalah pentingnya adalah untuk berekspresi, mengeluarkan apa yang ada dalam pikiran kita, segala uneg-uneg, kesedihan, kegembiraan. Yahoo Messanger di kantorku adalah salah satu tools untuk berkomunikasi dengan anggota team, boss dan bahkan dengan client, so tidak bisa aku membuat status aneh-aneh karena tentunya akan tampak sangat tidak professional. (red= ) adalah cara yang sangat cocok untuk mengakomodir kebutuhan ku tersebut.

Nah sekarang, apakah dengan alasan-alasan diatas itu aku masih bisa bilang : ‘No, i’m out from ’. Tentu saja tidak!! Aku bukan hanya ingin melakukannya, tetapi sudah membutuhkannya. Dan kalau masih ada yang tidak melakukannya ya itu adalah pilihan pribadi. Bagiku, I have some good reason to do it, so I will keep doing it.

What about you?

Recent Entries

8 Responses to “Online Social Networking – Are you In or Out?”

  1. dodywae Says:

    expresi dan interaksi,. justru itu dua hal yg bikin kita kecanduan dalan sosial networking di dunia maya

  2. pinkparis Says:

    @dodywae: yeah, in short that’s exactly the reason ….

  3. hari Says:

    “online social networking”…why not??…. sekarang kan sudah ada di jaman dunia cyber. Jejaring sosial/social networking jadi bagian penting dari hidup manusia modern.Ini masalah efisensi…masalah kepraktisan cara bergaul. Kalau gak punya teman di dunia maya..ah gak gaul tuh… gak punya teman di dunia nyata… hmmmm jangan2 udah kena autis:]… peace!

  4. pinkparis Says:

    @hari: hahaha, untungnya aku punya keduanya :-)

  5. Fenty Says:

    Saya belum mau meninggalkannya … because it’s fun !!! dan dari sini, saya bisa dapet banyak temen beneran … hehehehe …

  6. pinkparis Says:

    @Fenty: loh, berarti ada yang bo’ongan ya? ^_^

  7. mia Says:

    Hehehe…cool..jgn emosi. In or out itu adalah pilihan…kalo soal ngatur waktu kerja & ber-0online2-an km emg jagonya deh…^_^

  8. pinkparis Says:

    @mia: hehehe, masak sih :P

Leave a Reply