Malang In Colours

2008, tahun kelima aku mudik dari Jakarta ke kota tercinta. Setiap tahun aku datang, setiap kali itu pula aku melihat kotaku ini berubah. Tahun lalu yang paling mencolok adalah adanya banyak sekali pembangunan ruko di berbagai pelosok. Banyak banget sampai sepertinya cocok mendapatkan julukan kota baru : Kota Ruko.

Sedangkan kalau tahun ini, menurutku yang sangat kelihatan berubah adalah - atau gedung. Seingatku dulu gedung-gedung itu berwarna coklat muda atau krem. Tapi sekarang …. tidak tau apakah ada alasan khusus atau bagaimana, banyak kota yang mempunyai tembok yang amat sangat mencolok. Warnanya sangat kontras dibandingkan dengan rerimbunan pepohonan di sekitarnya.

Contoh yang sangat mencolok mata warnanya adalah Perpustakaan Umum Kota . Coba tebak apa warnanya? …. cat nya adalah ….. Oranye! persis jeruk matang yang siap di makan. Sedikit banyak pemilihan ini sempat membuatku berpikir. Apa coba alasannya memilih super nge-jreng ini? Apakah karena pink sudah dipakai untuk gereja Kathedral di Jalan Ijen? Apakah karena hijau sudah dipakai sebagai cat Masjid Jami’? Atau memang hanya cat itu yang tersedia?

Kalau memang untuk membuat - tersebut eye-catching, yes, tujuan tersebut berhasil dengan gilang gemilang. Tetapi kalau aku sendiri masih menyukai - cat tembok yang natural seperti yang dulu biasa aku lihat sehingga gedung-gedung itu tetap kelihatan matching dengan kondisi alam kota yang penuh dengan pepohonan.

Tapi mungkin Anda mempunyai pendapat lain ….

Recent Entries

5 Responses to “Malang In Colours”

  1. aLe Says:

    Perpus yg ngecat Indosat,
    jd warnanya Indosat banget :D

  2. pinkparis Says:

    @aLe: :-O ooo, ternyata gitu toh, ada sponsornya segala ….

  3. Fenty Says:

    Weks … seru banget tuh librarynya warnanya orange … walaupun kalau menurut buku interior warna yang bagus untuk tempat membaca itu warna-warna pastel … mungkin itu untuk ngingetin orang2 yang lewat, kalau malang masih punya perpustakaan looohh … jadi mampir ya :p

  4. pinkparis Says:

    @Fenty: hehehe … iya, soalnya memang sepiii bgt dsana. yang dateng sedikit.

  5. Cumi cumi Says:

    Wow.. cool..
    pernah 3 bulan di Malang tapi kayaknya ngga begitu aware akan pentingnya warna ketika jalan-jalan.. haha..

Leave a Reply