Why I love Malang

Kota Malang adalah sebuah kota kecil di propinsi Jawa Timur. Terkenal dengan udaranya yang sejuk dan dingin karena kota Malang terletak di dataran tinggi yang dikelilingi banyak gunung dan berjarak kira-kira 90 kilometer dari kota Surabaya (ibukota Jawa Timur). Menurut Wikipedia, nama ‘Malang’ berasal dari Candi Malang Kucecwara, sebuah candi yang terletak di kaki Gunung Buring yang dibangun pada abad ke-15.
Di kota Malang inilah, aku dilahirkan dan dibesarkan. I do love Malang with each of its details. Selalu ada banyak alasan yang membuat aku selalu ingin kembali dan menikmati my lovely hometown ini and here are five of them:
1. Malang is ‘Paris of East Java’
Bukan hanya iklimnya saja yang sejuk, kota Malang juga menyimpan banyak keindahan alam. Dari sinilah kemudian julukan ‘Paris of East Java’ muncul. Kota Malang dianggap bagaikan kota ‘Paris’ nya propinsi Jawa Timur. Ada banyak sekali wisata alam yang dapat kita eksplore dan kunjungi; mulai dari air terjun, pantai, pegunungan, taman, air panas, dan sebagainya. Just name it and you will find it in this beautiful city. Salah satu keindahan alam kota Malang, pantai Balekambang, sempat aku tuliskan dalam sebuah postingan di sini
2. Heaven of Culinary Journey
Tukang bakso keliling yang ingin dagangan mereka laris selalu menambahkan embel-embel kata “Bakso khas Malang” di gerobak mereka. Kota Malang memang identik dengan bakso/ bakwan Malangnya yang enak. Padahal bukan hanya bakso saja makanan enak yang dapat kita temui di kota Malang. Hampir semua makanan tradisional di kota Malang mempunyai rasa yang enak dan murah, sebut saja nasi Pecel di Jalan Kawi, Tahu Campur di daerah Dinoyo, Rujak Cingur, dan masih banyak lagi.
3. Small city but full of facilities
Semua kebutuhan masyarakat kota Malang terjamin dengan baik. Malang mempunyai sejumlah sekolah dan universitas bertaraf nasional/ internasional, sehingga banyak murid/ mahasiswa berasal dari luar kota Malang yang menempuh pendidikan di kota Malang. Kota Malang juga mempunyai pusat rekreasi dan hiburan yang sangat beragam mulai alun-alun, taman wisata, taman rekreasi, mall/ plaza, cafe, distro dan masih banyak lagi. For travellers, Malang is perfect, not just because it is accessible easily via plane, bus, or train; but also the wide range of hotel/ losmen that you can choose to suit your budget.
4. Less traffic and easy to go anywhere
Pada umumnya, jarang sekali kita menemukan kemacetan di kota Malang. Hanya titik-titik tertentu yang sering mengalami kemacetan, itupun biasanya relatif sebentar apabila dibandingan dengan Jakarta. Di kota Malang, taxi jarang ditemui karena kendaraan umum sudah cukup memadai. Mikrolet dengan berbagai jurusan tersedia dengan mudah dan murah.
5. Fresh air and less pollution
Udara kota Malang masih relatif bersih dan hampir tanpa polusi. My favorite part is when I take my breath deeply early in the morning, sangat cocok untuk menghapuskan residu polusi yang selama ini tertimbun dalam paru-paru saat di Jakarta.
Kota Malang memang cocok disebut sebagai kota wisata. Just try to spend your holiday in Malang and I’ll bet it will be an unforgettable holiday experience!
Tulisan ini dibuat untuk berpartisipasi dalam BlogFest 2009 Bloggerngalam
December 28th, 2009 at 11:10 pm
naaaaah gitu dong, update
)
aduh, malang emang enak banget kotanya ya? gak terlalu dingin juga kecuali bulan2 tertentu, gak macet. kapaaaan bisa ke sana lagi ya? nunggu lebaran taun depan kali
December 29th, 2009 at 5:10 am
“bakso” itu keyword yang sering muncul di tweet yang berhubungan dengan kata “malang”
December 29th, 2009 at 6:53 am
Heheheee… ternyata mb venus udah bilang duluan soal update :p..
.
Saya belum pernah ke Malang nih mbak, tp sudah sering dengar cerita, terutama hubby yg udah beberapa kali seminar ke sana. Teman2 jg banyak asli Malang…. dan semuanya jg bilang sangat mencintai Malang
December 29th, 2009 at 8:50 am
BAGOS!
December 29th, 2009 at 8:52 am
saia sempat mampir dan menginap di kota Malang!! *komen gak penting sekali*
Hmmm karena saia pecinta Paris van Java, pengen bandingin sama Paris of East Java ini. Belum sempat eksplor Batu, Balekambang, dan ya itu makanan-makanannya
December 29th, 2009 at 12:58 pm
wah terakhir kali saya ke malang udah 10 tahun lalu.. jadi kangen! bukannya parisnya jawa itu ada di bandung yah, namanya paris van java *garing* huehe
December 30th, 2009 at 6:12 am
Saya juga suka kota malang. Bandungnya Jawa Timur.
December 30th, 2009 at 8:36 am
aku baru 2 kali ke malang, pertama dulu ke Brawijaya buat pertandingan, dan yg kedua tugas ke pabrik susu di Kejayan. daku pengen ke sana lagi! soalnya belum puas jalan2 di sana.. iya aku suka banget udaranya! walopun dulu kesel bgt karena terlalu dingin untuk latian di jam stg6 pagi.. dipaksa2 lagi..
December 31st, 2009 at 3:22 pm
Salam kenal,
Iya Bakso Malang Top Bangedddz.
Hampir di semua tempat yang pernah saya kunjungi, Rombong atau Kedai Bakso selalu tertempel tulisan yang identik dengan Malang.
Sayang rasanya jauh dari Bakso Aseli Malang
January 2nd, 2010 at 3:51 am
baru saut kali ke malang. adem memang…
selalu ada alasan buat kita mencintai suatu tempat
aku juga cinta wonogiri meskipun cuma kota kecil yang (mungkin) buat orang lain tidak ada apa2nya. why I love wonogiri? ya karena cinta aja
January 3rd, 2010 at 2:29 pm
akhirnya mampir lagi ke blog ini. *maap ya pink…sungkem*
Pengen ke Malang lagi…dl wkt jaman kuliah di Sby sering banget kabur ke Malang kalo lg liburan. Disamping dekat dan pastinya disana murah meriah.
Hehehe…Pink minta tiket PP dong ke Malang.
January 3rd, 2010 at 10:38 pm
@venus : hehehe, iya akhirnya update juga *blushing* Lebaran tahun depan Insya Allah aku juga mudik
@zam : wah, gitu ya. baru tau.
@zee : *blushing* ayo jalan-jalan kesana mbak. pasti gak nyesel
@sam : opone yg bagus? :p
@dhodie : lol. penting kok komen nya :p
@elia : 10 tahun? waduh, lama banget .. kayaknya waktunya km berkunjung ke Malang lagi deh
@morishige : apa yang paling km suka dari Malang?
@dilla : setengah 6? wedew … itu sih emang pas masih dingin banget :p
@kelirirenk : emang gak ada yg ngalahin bakso Malang
@Latree : that’s maybe what we call ‘unconditional love’
@Ina : yak, sungkem diterima :p (woot) PP tiket. doakan aku punya travel agency ya, biar aku bisa traktir tiket PP buat temen2 ku semua
January 10th, 2010 at 8:27 pm
wah.. semangat. saya juga lagi bermukim di malang.
January 18th, 2010 at 11:16 pm
malang di ingatan saya ada 2 : Unibraw dan Es Krim Nyonya Oen
January 30th, 2010 at 8:55 am
saya lahir di RKZ Malang ^^
sampe sekarang, setahun sekali berkunjung ke Malang coz masih ada tante-oom disana. walo males ya sekarang ke Malang, bukan apa-apa… sejak ada Lapindo eta tea, jadi machet… padahal dulu 2 jam aja udah nyampe.
April 7th, 2010 at 2:07 pm
i love malang too.. it’s cool
July 16th, 2010 at 10:55 am
Malang memang kota yang menarik dan memang pantas tuk dikunjungi
)
(padahal setiap hari keMalang