What is ‘Biopori’?
Beberapa hari ini ada satu kata menarik yang sering aku dengar dan lihat di televisi dan juga di berbagai spanduk reklame. Bahkan di jalan Gading Boulevard, ada sebuah spanduk yang sangat eye-cathing bertuliskan “Ayo rame-rame kita buat Lubang Resapan Biopori”.
Yup, Biopori. Ternyata Biopori ini adalah salah satu teknologi terkini dalam bidang lingkungan hidup. Biopori di claimed sebagai Teknologi Tepat Guna Ramah Lingkungan.
Apakah Biopori itu?
Biopori sebelumnya lebih dikenal sebagai Lubang Resapan Biopori, yaitu sebuah metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi banjir dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah. Teknologi biopori ini disebut juga sebagai ‘mulsa vertikal’, karena teknologi ini mengandalkan jasa hewan-hewan tanah seperti cacing dan rayap untuk membentuk pori-pori alami dalam tanah, dengan bantuan sampah organik.
Siapakah yang menemukan teknologi ini?
Sebetulnya lebih tepat kalau kita bertanya, siapakah pencetusnya? (karena sebetulnya metode ini sudah dikenal oleh nenek moyang kita) Metode ini dicetuskan oleh Dr. Kamir R Brata, salah satu peneliti dari Institut Pertanian Bogor
How it works?
Dengan membuat lubang pada tanah dan menimbunnya dengan sampah organik untuk menghasilkan kompos. Sampah organik yang ditimbunkan pada lubang ini kemudian dapat menghidupi fauna tanah, yang seterusnya mampu menciptakan pori-pori di dalam tanah.
How to create it?
Buatlah lubang ditanah dengan diameter 10 – 20 cm dan kedalaman 80 – 100 cm, kemudian masukkan sampah organik di dalamnya. Dianjurkan sampah organik yang dimasukkan sudah mulai lapuk atau kalau masih baru, potong kecil terlebih dahulu sehingga lubang mampu menampung sekitar lima kilogram sampah organik (jangan sekali-kali memasukkan sampah anorganik ke dalamnya karena akan menimbulkan bau yang tidak sedap).
Dalam jangka waktu sekitar tiga bulan, sampah organik baru yang telah dimasukkan ke dalam biopori akan menjadi kompos yang dapat kita ambil untuk memupuk tanaman.
Advantages:
- membantu mengatasi masalah sampah perkotaan
- menjadi solusi atas bencana banjir (khususnya yang selalu melanda Jakarta)
- menjadi sumber air tanah baru
- menyuburkan tanah
May 2nd, 2008 at 3:02 pm
I have read all your writing! In my opinion you are great, May you teach me how to write, and may you help me, I have a difficulties to write in my blog, may you give me tips, If u don’t mind opening my blog and give me tips to write a good blog because I’m beginner and need more practise. Thanx