Help Others Through a Coin
Tebak apa yang ada dalam vas kaca pink pada gambar disamping …
Apakah yang tersimpan dalam vas itu yang ternyata sangat berharga bagi orang lain? Apakah yang terjadi pada isi vas itu beberapa bulan kedepan?
Yup. isinya adalah recehan-recehan lima ratusan, seratusan, bahkan limapuluhan. Kebanyakan dari kita menganggap recehan itu hanyalah pecahan uang yang membuat dompet kita terasa sangat berat. Seringkali kita meninggalkan recehan itu sebagai tip ala kadarnya. Atau bahkan memberikan recehan itu pada penjaga kasir.
Mulai sekarang, don’t do that !!!
Why?
Karena dengan recehan itu kita bisa membantu orang lain, dengan recehan itu kita bisa menukarkannya dengan ”sebuah kesempatan” bagi anak-anak yang kurang mampu agar mereka dapat melanjutkan sekolah lagi. Dengan recehan itu kita dapat turut serta dalam sebuah gerakan sosial yang disebut dengan ‘Coin A Chance!’
Hmm, what is that? What is ‘Coin A Chance!’?
Coin A Chance! merupakan sebuah gerakan sosial yang diawali di Jakarta pada Desember 2008. Ide cemerlang ini digagas pertama kali oleh Hanny dan Nia.
How to Participate?
Ada dua pilihan yang ditawarkan untuk dapat mengikuti gerakan ini : Be a Coin Droppers or be a Coiners. Jika kita bersedia menyiapkan stoples khusus dan berusaha menggerakkan orang-orang di sekitar kita untuk mulai mengumpulkan koin, maka kita layak disebut sebagai Coiners. Sedangkan apabila kita turut serta menjatuhkan recehan kita kedalam stoples maka kita disebut sebagai Coin Droppers.
Jadi bagaimana?
Apakah kita mau menjadi Coiners atau Coin Droppers? Manapun yang kita pilih tetap saja sangat berarti bagi anak-anak yang kurang mampu.

You can also check the other detail on coinachance.wordpress.com or join their Facebook group
December 23rd, 2008 at 9:35 am
yookkk
boleh boleh boleh
aku ikut
lo pertanyaannya nanti coinnya kumpul ke siapa ya
December 23rd, 2008 at 1:12 pm
waksssss stoples pink-nya luccccuuuuuuu!
thanks for spreading the word, yaaaa
December 26th, 2008 at 7:29 pm
@ Arifin Puk : yuk, mari …. aku cariin stoplesnya ya …
@ hanny : you are most welcome