Building SEO-Friendly Sites

Setelah membahas tentang Web Accessibility, training selanjutnya yang diadakan di kantor pada hari Senin beberapa minggu lalu adalah pembahasan tentang atau Mesin Pencari. Seperti biasa aku membuat beberapa rangkuman note dari point-point materi yang disampaikan. Here are they:

1. UNDERSTANDING WHAT A SEES

2. UNDERSTANDING CONCEPTS

a. Pick one or two phrases per page
Setiap halaman sebaiknya mempunyai setidaknya satu atau dua frase yang menggambarkan isi dari webage.

b. Check for prominence

Buatlah yang menonjol, misalnya apabila kita sedang membahas tentang makanan hamster, maka jangan membuat seperti :
<TITLE> Everything about Hamster </TITLE> tetapi:
<TITLE> Hamster’s Food </TITLE>.

Hal ini akan membuat user dapat mendapatkan halaman yang diinginkan dengan cepat dan target pembaca akan semakin tepat.

c. Watch your density
Hal ini berhubungan persentasi penggunaan . Jangan mengulang-ulang karena halaman kita nanti malah akan terkena spam filter.

d. Place keywords throughout your site
Jangan hanya memberikan atau pada halaman Home saja, tetapi sebaiknya semua halaman mempunyai / yang berbeda

3. CREATING YOUR WEB PAGES

a. Filenames
Pergunakan nama detail atau , jangan menggunakan kode (ex: “rodent-racing-scores.jpg” instead of “gb123.jpg”)

b. Directory structure
Jangan terlalu banyak menggunakan folder. Sebaiknya pergunakan http://www.domainname.com/dir1/page.html daripada http://www.domainname.com/dir1/dir2/dir3/dir4/page.html

c. The TITLE tags
Here’s how to add the TITLE tags:
- Place your TITLE tags below the <HEAD> .
- Place 40 to 60 characters between the TITLE tags include space
- Put the for this page at the very beginning of the TITLE.
contoh : <TITLE>Hamster Food. Small Animal. Rodent. All kinds of Hamster Food</TITLE>

d. The DESCRIPTION meta

- Letakkan DESCRIPTION below the TITLE tags dan buatlah description maksimal 250 karakter (termasuk spasi).
- Jangan mengulang-ulang
- Don’t switch the attributes in the . Make sure the attributes is: <META NAME=”description” CONTENT=”your description goes here”>.

Sekarang mari kita ambil contoh dari hasil pencarian Google :

Hamsters –> Title
Hamsters : information about hamsters, types of hamsters, buying hamsters, caring for hamsters, hamsters for sale, products and supplies for hamsters, … –> Description
www.hamsters.co.uk/ – 47k – Tembolok – Halaman sejenis

e. The KEYWORDS meta
metatag akan dipergunakan sebagai index tool, berikut beberapa tipsnya:
- Batasi penggunaan kata sebanyak 10-12 kata.
- Pergunakan koma atau spasi
- Make sure type same as body
- Jangan mengulang-ulang
- Pergunakan huruf kecil (beberapa masih case sensitive)

f. Image ALT Text
ALT juga merupakan salah satu petunjuk yang menggambarkan isi dari web page. Contoh penggunaannya : <IMG SCR=”rodent-racing-1.jpg” ALT=”Rodent Racing – Ratty winners of our latest Rodent Racing event”>

g. Flush the Flash animation
Animasi flash tidak dianjurkan karena tidak mempunyai teks untuk di index. Untuk mengatasinya biasanya dibuat ‘Skip Intro’ link.

h. Don’t embed text in images
Jangan terlalu banyak menggunakan image karena tidak dapat mengindex-nya.

i. Adding body text
Buatlah deskripsi teks antara 100 – 250 kata.

j. Creating headers: vs. <H> tags

HTML has several tags that define headers are useful in optimization, because it’s telling that the text is important. Whenever you add an <H1> to your pages, the browser reads the style sheet and knows exactly what font family, size, weight, and color you want. It’s the best of both worlds — you get the appearance you want, and the search engines know it’s an <H1> .

k. Text formatting
Bedakan format teks sehingga dapat membedakan mana bagian dan mana deskripsi utama.

l. Creating links

Dalam membuat link, jangan hanya menuliskan ‘Click Here’ tetapi tuliskan subject link dengan jelas, misalnya : For more information, see our rodent-racing scores page

m. Using other company and product names

n. Preparing for local search
Beberapa mempunyai kemampuan untuk mencari alamat lokal, caranya adalah :
- Masukkan alamat lengkap (jalan, kota, kode pos) and letakkan di bagian atas halaman (biasanya di header)
- Masukkan kembali nama kota dan kode pos dalam teks (apabila memungkinkan dalam <H> tags) dan pergunakan bold font.
- Masukkan pula alamat lengkap dalam TITLE dan DESCRIPTION meta tags.

O. Creating navigation structures that search engines can read

- Bila menggunakan navigasi JavaScript atau teknik lain yang invisible, pastikan juga mempunyai plain HTML navigation system (misalnya basic teks yang menghubungkan bagian footer)
- Create bottom-of-page links atau footer
- Add a site map page and link to it from your main navigation.
- Provide keywords in text links as part of the navigation structure.

Recent Entries

5 Responses to “Building SEO-Friendly Sites”

  1. snydez Says:

    *ambil catetan

  2. hmcahyo Says:

    MAKSAIH TLAH KOMEN DI BLOG SAYA :)

    SALAM DARI MALANG YANG MASIH HUJAN..

    http://hmcahyo.wordpress.com
    http://hmc.web.id (belajar inggris lewat nasyid)

  3. pinkparis Says:

    @ snydez : sudah apal belum ;-)

    @ hmcahyo : you are welcome :-)

  4. Si Pemimpi Says:

    wah, ini dia penting banget ris, ya deh tak coba caramu ini ris. sejauh ini aku cuman ngandalkan blog direktori dan tags :D

  5. pinkparis Says:

    @ si pemimpi : gud luck, wan. semoga bisa bikin blog kamu semakin terkenal world wide ;-)

Leave a Reply